Foto:Dok. Setpres BPMI
Jakarta, TM – Di hadapan Kepala Sekolah Rakyat dan para guru, Presiden Prabowo Subianto mengaku telah berhasil membangun lebih dari 100 Sekolah Rakyat. Dia menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi titik awal terwujudnya harapan baru bagi anak-anak bangsa.
“Tapi kita buktikan, yang tidak pernah diduga hari ini 100 sekolah sudah berdiri, sudah beroperasi, sudah kelihatan gagah-gagah semua ini. Banyak senyumnya, saya lihat mata mereka penuh dengan percaya diri. Saya terima kasih, dan tadi saya terima testimoni dari beberapa siswa yang masuk program ini,” ujar Prabowo di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta, Jumat (22/8).
Baca Juga : Kemenag Maksimalkan Program Madada untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menurut dia, membangun Sekolah Rakyat bukan hal mudah karena ada tahap perencanaan, penganggaran, pencarian gedung, serta rekrutmen guru dan siswa yang harus dilalui.”Mereka laporan, saya bilang, sudahlah jangan dipaksakan. Saya mengerti bagaimana sulitnya merencanakan sesuatu yang baru,” kata Prabowo.
Ia pun mengucap terima kasih kepada jajaran Kabinet Merah Putih yang berhasil mengoperasikan 100 Sekolah Rakyat dalam waktu singkat sejak pertama kali dicetuskan.”Saya ucapkan terima kasih kepada tim lintas kementerian yang berhasil merencanakan, mendirikan, dan mengoperasikan Sekolah Rakyat sampai hari ini. 100 sekolah, terus terang saja ini di luar harapan saya,” katanya.
Prabowo menjelaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat bangsa. Semua jenjang pendidikan, mulai dari dasar hingga perguruan tinggi, disebut harus dibenahi agar mampu menyiapkan generasi pengelola kekayaan nasional.
“Semua sekolah dasar harus kita perbaiki. Semua sekolah menengah harus kita perbaiki. Semua sekolah vokasi harus kita perbaiki. Semua perguruan tinggi harus kita perbaiki,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak boleh dilakukan secara bertahap dan terbatas. Dia menilai, Indonesia tidak memiliki banyak waktu, karena dunia saat ini tengah berlomba-lomba memajukan sistem pendidikannya, sehingga seluruh jenjang pendidikan harus segera diperbaiki.
“Tidak bisa kita tunggu, tidak bisa kita katakan yah kita mulai aja dulu dengan 10 sekolah, nanti kalau 10 sekolah berhasil, kita tambah lagi 30 sekolah,” tegas Prabowo.
